Posted by & filed under Profil Pemenang.

Dengan tekad yang kuat dan pantang menyerah, pria yang satu ini tak hanya berhasil meraih banyak prestasi sebagai body contestant. Karirnya sebagai personal trainer juga bersinar dengan banyaknya klien yang harus ditangani.

Bisa ceritakan aktivitas Anda sehari-hari?

Saat ini saya bekerja sebagai Personal Trainer (PT) di My Gym Malang. Jadi sehari-hari saya berkutat di gym menangani sekitar 10 klien. Saya juga latihan angkat beban di situ.

2

Untuk usia 24 tahun, klien Anda termasuk banyak. Siapa saja mereka?

Rata-rata wanita ya. Dari 10 klien tersebut, wanita 7 orang dan pria 3 orang. Yang wanita umumnya ingin menurunkan berat badan. Sementara pria umumnya ingin membentuk otot.

Darimana Anda belajar menjadi PT dan seperti apa Anda melatih?

Saya banyak belajar metode melatih dari para PT senior di gym. Saya juga banyak belajar pola latihan dan pola diet dari Pak Denny dan Pak Erwin. Setelah cukup menguasai lalu dilepas untuk melatih klien. Saat ini saya menggabungkan ilmu dari para senior dengan pengetahuan saya sebagai body contestant. Namun bukan berarti saya menerapkan pola latihan saya secara langsung kepada klien. Saya harus menerapkan metode melatih yang baik, yaitu melihat karakter tubuh masing-masing klien. Sharing dengan mereka juga sangat penting agar kita bisa tahu pola diet mereka sehari-hari. Soalnya ada yang latihan sudah bagus tapi ternyata diam-diam dietnya masih asal-asalan.

Bagaimana parameter keberhasilan Anda dalam melatih klien?

Banyak orang yang ingin meraih tubuh impiannya dengan instan dan cepat. Nah, karena itulah saya tidak mematok target kepada mereka. Saya lebih melihat ke perubahan bentuk tubuh klien menjadi lebih ideal dan proporsional. Bukan berdasar berapa banyak berat badan berhasil turun. Seseorang boleh berhasil menurunkan berat badan tetapi bentuk badan juga harus terlihat proporsional. Sebab itulah saya menerapkan superset dan circuit training kepada klien karena cocok untuk fat loss sekaligus membentuk massa otot. Prosesnya juga lebih cepat.

3

Baik, sekarang giliran Anda. Seperti apa gaya hidup sehat Anda?

Saya dulu kurus sekali. Berat badan saya tadinya cuma 55 kg. Dengan tinggi 178 cm, saya terlihat seperti wayang kulit. Saya sering diejek cacingan atau jarang makan. Padahal waktu itu saya sudah doyan main basket. Kaki memang kuat, tapi badan tidak bisa dibohongi, cepat sekali letih. Akhirnya mencoba latihan fitnes tapi masih asalasalan. Hasilnya 4 bulan tidak ada perubahan. Hahaha…
Akhirnya sedikit demi sedikit belajar pengetahuan fitnes dari kakak ipar saya yang kebetulan pemilik My Gym Malang. Saya juga nekat ikut body contest. Meski awal kejuaraan belum dapat apa-apa. Tetapi setiap pengalaman bertanding membangkitkan motivasi untuk lebih baik lagi. Akhirnya lama-lama mulai dapat prestasi juga. Dari situ sudah tidak bisa dibendung lagi semangat saya dalam membentuk tubuh lebih baik lagi.

3

Seperti apa pola latihan dan diet Anda?

Untuk maintenance training, saya latihan sehari 2 kali, 6 kali seminggu. Per sesi latihan untuk satu bagian otot. Misalnya pagi chest, sore abs atau pagi back, sore bicep. Jadi selang-seling. Paling sering memakai metode superset. Kalau untuk pra kompetisi, saya lebih banyak memainkan circuit training. Beban dikurangi, tetapi repetisi lebih banyak sampai failure. Tak lupa juga latihan kardio dengan outdoor jogging dan terus aktif basket sampai sekarang. Sebagai tambahan, saya tidak setuju anggapan kalau body contestant anti latihan kaki karena saya justru paling suka latihan kaki.
Kalau untuk pola diet, saya biasa sarapan roti gandum atau oatmeal. Lalu makan siang dada ayam, sayur kecambah, labu, dan ercis. Semuanya serba direbus dan dimakan dengan nasi putih biasa. Menu makan malam hampir sama dengan makan siang. Paling cuma diganti ayam atau ikan bakar. Camilan diantara waktu makan biasanya roti gandum, buah pepaya atau apel. Saya juga suka minum jus jeruk, belimbing, atau melon tanpa gula.

Terakhir, apa yang sudah Anda dapat dari dunia fitnes hingga saat ini?

Selain prestasi, kesehatan saya juga meningkat. Saya tidak pernah sakit parah. Performa selalu stabil dan segar. Penampilan tubuh juga jadi lebih bagus. Saya ingin membentuk seluruh bagian otot tubuh secara meyeluruh. Jangan hanya beberapa bagian otot saja, tetapi komplit seluruh tubuh.

5

Biodata

• Nama : Juniadi Gunawan
• Tempat, tgl. lahir : Situbondo, 1 Juni 1989
• Tinggi badan : 178 cm
• Berat badan : on season : 64 kg; off season : 71 kg
• Bag. otot favorit : Back dan arms
• Pekerjaan : Personal Trainer
• Gym : My Gym Malang
• Suplemen : Prostar 100% Whey Protein, Flavored BCAA 12,000, dan Amino Liquid

Preastasi

• Juara I Ultimate Body UBC Xpress Body Art Surabaya 2013
• Juara II Ultimate Body UBC Xpress Exchange Malang 2013
• Harapan I Ultimate Body UBC Roadshow 2013 Seri I Malang
• Juara II Intermediate HLC Body Contest 1 Malang 2013
• Harapan IV Middle Muscle Indonesia Body Contest 2012 Malang
• Juara III dan Best Abdominal Ultimate Body UBC Xpress Atlas Malang 2012
• Harapan I Ultimate Body Student Body Contest 2 Malang 2012